CERDAS, BERIMTAQ DAN BERTEKNOLOGI

Senin, 19 Agustus 2013

TRIBUNNEWS.COM

Keseringan Main Facebook Bikin Hati Resah, Ini Buktinya

Sering menghabiskan waktu berjam-jam ber-Facebook ria hanya untuk mencari kesenangan? Jangan harap suasana hati Anda akan terobati.
Pasalnya, Facebook tidak akan menjamin kebahagiaan Anda. Begitulah kesimpulan penelitian terbaru dari University of Michigan, seperti yang diwartakan AFP, Kamis (15/8/2013).
Disimpulkan dalam penelitian tersebut, semakin sering orang ber-Facebook, semakin sedikit kebahagiaan yang mereka rasakan.
"Kelihatannya Facebook dapat menyediakan media untuk memenuhi kebutuhan manusia akan koneksi sosial," ujar Ethan Kross, pemimpin studi dan psikolog sosial dari University of Michigan, AS.
"Bukannya memberikan kesenangan, Facebook malah memberikan sebaliknya. Facebook membuat suasana hati semakin buruk," ujar dia lagi.
Sebanyak 82 orang dewasa yang memiliki akun Facebook dan aktif menggunakannya dijadikan responden.
Untuk mengukur kesubjektifan responden, para peneliti mengirimkan pesan ke akun Facebook mereka lima kali sehari selama dua minggu. Selama studi berlangsung, para peneliti memonitor responden dengan menanyakan apa yang mereka rasakan,  cemas atau kesepian, dan seberapa sering berinteraksi secara langsung dengan orang.
"Semakin orang sering menggunakan Facebook, mereka semakin merasa tidak bahagia saat kami mengirimkan pesan. Semakin mereka menggunakan Facebook selama dua minggu, tingkat kepuasaan hidup mereka menurun," kata Ethan.
Ia menegaskan, penelitian ini hanya sebatas untuk pengguna Facebook saja. Ethan tidak bisa memastikan jika efek yang sama berlaku pada pengguna jejaring sosial lain.
"Selanjutnya, perlu ada penelitian yang meneliti apakah penemuan ini berlaku untuk jejaring sosial lainnya," jelas dia.
Daniel Ngantung

Sabtu, 17 Agustus 2013

login siswa

Kepada pengguna PADAMU NEGERI seIndonesia,

Kami informasikan bahwa pengaktifkan akun siswa dan pelaksanaan EDS Siswa secara independen dapat mulai dilaksanakan pada:
Hari : Senin
Tanggal : 19 Agustus 2013
Pukul : 17.00 WIB
Pada EDS Siswa mensyaratkan setiap siswa wajib memiliki akun login untuk akses ke PADAMU NEGERI dengan tata cara sebagai berikut:
  • Admin/Operator Sekolah mendaftarkan data akun siswa melalui SIAP Sekolah Edisi Gratis masing-masing.
  • Admin/Operator mencetak surat tanda bukti akun login setiap siswa dan diserahkan kepada siswa bersangkutan.
  • Siswa login ke situs http://padamu.siap.web.id dan mengisi angket EDS secara online langsung mandiri.
  • Jumlah siswa per sekolah untuk mengisi angket EDS minimal 30 koresponden.
Demikian informasi ini disampaikan, terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya. Mari kita sukseskan bersama mengisi kemerdekaan bangsa dengan mendorong partisipasi aktif para siswa untuk mengisi EDS masing-masing secara independen.
Salam PADAMU NEGERI untuk Indonesiaku … Merdeka !
Tim Admin Pusat
BPSDMPK-PMP KEMDIKBUD 2013

Minggu, 11 Agustus 2013

Arti Minal ‘Aidin wal Faizin bukan Mohon Maaf Lahir Batin

Ucapan ini: Selamat Hari Raya Idul Fitri, Taqobalallahu Minnaa wa Minkum, Minal ‘Aidin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir Batin, merupakan ucapan yang biasa disampaikan dan diterima oleh kaum muslimin di hari lebaran baik melalui lisan ataupun kartu ucapan idul fitri. Ada dua kalimat yang diambil dari bahasa arab di sana, yaitu kalimat ke dua dan tiga. Apakah arti kedua kalimat itu? Dari mana asal-usulnya? Sebagian orang kadang cukup mengucapkan minal ‘aidin wal faizin dengan bermaksud meminta maaf. Benarkah dua kalimat yang terakhir memiliki makna yang sama?
Para Sahabat Rasulullah biasa mengucapkan kalimat Taqobalallaahu minnaa wa minkum di antara mereka. Arti kalimat ini adalah semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian. Maksudnya, menerima amal ibadah kita semua selama bulan Ramadhan. Para sahabat juga biasa menambahkan: shiyamana wa shiyamakum, semoga juga puasaku dan kalian diterima.
Jadi kalimat yang ke dua dari ucapan selamat lebaran di atas memang biasa digunakan sejak jaman para Sahabat Nabi hingga sekarang.
Lalu bagaimana dengan kalimat: minal ‘aidin wal faizin? Menurut Quraish Shihab dalam bukunya Lentera Hati, kalimat ini mengandung dua kata pokok: ‘aidin dan faizin (Ini penulisan yang benar menurut ejaan bahasa indonesia, bukan aidzin,aidhin atau faidzin,faidhin. Kalau dalam tulisan bahasa arab: من العاءدين و الفاءيزين )
Yang pertama sebenarnya sama akar katanya dengan ‘Id pada Idul Fitri.  ‘Id itu artinya kembali, maksudnya sesuatu yang kembali atau berulang, dalam hal ini perayaan yang datang setiap tahun. Sementara Al Fitr, artinya berbuka, maksudnya tidak lagi berpuasa selama sebulan penuh. Jadi, Idul Fitri berarti “hari raya berbuka” dan ‘aidin menunjukkan para pelakunya, yaitu orang-orang yang kembali. (Ada juga yang menghubungkan al Fitr dengan Fitrah atau kesucian, asal kejadian)
Faizin berasal dari kata fawz yang berarti kemenangan. Maka, faizin adalah orang-orang yang menang. Menang di sini berarti memperoleh keberuntungan berupa ridha, ampunan dan nikmat surga. Sementara kata min dalam minal menunjukkan bagian dari sesuatu.
Sebenarnya ada potongan kalimat yang semestinya ditambahkan di depan kalimat ini, yaitu ja’alanallaahu (semoga Allah menjadikan kita). Jadi selengkapnya kalimat minal ‘aidin wal faizin bermakna (semoga Allah menjadikan kita) bagian dari orang-orang yang kembali (kepada ketaqwaan/kesucian) dan orang-orang yang menang (dari melawan hawa nafsu dan memperoleh ridha Allah). Jelaslah, meskipun diikuti dengan kalimat mohon maaf lahir batin, ia tidak mempunyai makna yang serupa. Bahkan sebenarnya merupakan tambahan doa untuk kita yang patut untuk diaminkan.
Wallahu a’lam.

 

Minggu, 19 Mei 2013

SIAP ATAU TIDAK

Tepatnya hari ini senin tanggal 20 Mei 2013, yang bersamaan dengan hari kebangkitan nasional. Kemdikbud merilis website baru untuk melakukan verifikasi data guru secara online. Tampaknya pihak kementrian pendidikan dan kebudayaan tidak setengah hati dan sedang melakukan berbagai macam reformasi birokrasi, kali ini yang menjadi kelinci percobaannya adalah Guru. setelah sukses dengan program sertifikasinya yang masih mengundang pro dan kontra di banyak kalangan, kini guru dituntut atau lebih tepatnya dipaksa secara birokrasi untuk memperbaiki kualitas data diri. Melalui situs  Layanan PADAMU NEGERI BPSDMPK-PMP  nya memberikan himbauan sebagai berikut:

Salam Kebangkitan Nasional.
Bertepatan di Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2013, situs Layanan PADAMU NEGERI BPSDMPK-PMP resmi dirilis dengan semangat membangkitkan Pelayanan Publik Prima, bukan sekedar Pelayanan Birokrasi, kepada Dunia Pendidikan Indonesia.
Kami himbau kepada semua pemilik NUPTK untuk mencari data masing-masing di situs ini dan mempersiapkan diri dalam proses VerVal Ulang NUPTK mulai 3 Juni 2013 sesuai jenis Formulir VerVal Ulang ke Admin Dinas Kab/Kota atau Admin Sekolah Induk masing-masing.
Bagi Admin Dinas dan Sekolah-Sekolah dapat mulai mengaktifkan akun login masing-masing. Surat Login PADAMU NEGERI Admin Dinas dapat diambil di LPMP setempat. Dan Surat Aktifasi Akun Login PADAMU NEGERI setiap sekolah dapat diambil dari Admin Dinas masing-masing.
Mohon bantuan dan pengertian bagi seluruh pihak untuk saling mendukung dan bersinergi membantu proses distribusi dan aktifasi akun login masing-masing.
Hormat Kami
Tim Admin Pusat
PADAMU NEGERI INDONESIA-ku
BPSDMPK-PMP KEMDIKBUD 2013
ini artinya kembali lagi ke diri kita sebagai guru. sudah siapkah kita melewati banyak perubahan di dunia Guru? tentu jawabanya ada di diri masing-masing.
bagi yang belum siap, tidak ada kata terlambat untuk terus belajar dan belajar. karena kita sebagai IMIGRANT NATIVE, BUKAN DIGITAL NATIVE. Ironisnnya masalah DAPODIK belum tuntas, guru sudah dihadapkan pada fenomena baru seperti ini. tinggal tangguhkah atau tidakkah kita sebagai profesional yang sedang "NAIK DAUN". 

Rabu, 15 Mei 2013

KESIAPAN PSB

TAHUN 2013/2014. Perjuangan tidak berhenti setelah berakhirnya tahun ajaran. tetapi justru menghadapi model perjuangan-perjuangan baru bagi guru, dan semua steak holder sekolah untuk tetap mempertahankan eksistensi SMP Muhammadiyah I Purbolinggo.

Ketika dilema hadir di tengah persaingan dan perang promosi, spanduk dan lain-lain, justru muncul dari kalangan sendiri yang mengkritisi sistem penerimaan siswa baru di Sekolah tercinta ini.

Perlu diingat dan sering diserukan pada dakwah, pemimpin yang baik dan bijaksana adalah pemimpin yang selalu ada di kalangan masyarakat yang dipimpinnya ketika dalam keadaan suka dan duka. bukan pemimpin yang gila hormat, menutup telingan dan diam seribu basa ketika umat yang dipimpinnya dalam keadaan lara. tetapi ketika umat itu bangkit dan membuat strategi baru justru dipandang mencoreng.
dimana letak keadilan yang sebenarnya? seharusnya pemimpin memberikan bimbingan, membukakan mind set berfikir progresif, tidak regresif.
pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memberikan motivasi, memberikan garis terang.
ketika pemimpin masih berorientasi pada pendekatan tangan besi, ketika pemimpin masih berorientasi pada sifat keangkuhan dan merasa benar sendiri niscaya akan kembali pada jaman jahiliyah tapi berada di era milenium ini.

Jumat, 03 Mei 2013

TENTANG KAMI

SMP Muhammadiyah I Purbolinggo, adalah salah satu bentuk amal usaha Muhammadiyah di Cabang Purbolinggo lampung timur.
merupakah hal yang sangat membagakan untuk kita. karena SMP Muhammadiyah I Purbolinggo merupakan salah satu sekolah yang menjadi tujuan utama bagi warga masyarakat disekitarnya yang menginginkan putra-putrinya memiliki akhlak, dan budi pekerti yang mulia. Selain dididik menjadi insan yang cerdas secara intelektual, emosional dan spiritual. Siswa-siswi dibekali pengetahuan yang lebih dari sisi teknologi informasi.